Hubungi Kami
Informasi Publik dan Pengaduan Masyarakat bisa menghubungi Call Center Kejari Kota Tangerang 0878-4694-9444

Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang KB dan KR, BKKBN TA 2013 dan 2014
Oleh Admin | Senin, 18 Mei 2015

Perkembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan lima orang Tersangka yaitu Tersangka SW – PNS (Kasubdit Akses dan Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana Wilayah Tertinggal, Terpecil dan Perbatasan (GALCILTAS) BKKBN), Tersangka WAW – PNS (Kasi Standarisasi Pelayanan Keluarga Berencana Jalur Pemerintah), Tersangka S – Kepala Cabang PT. Rajawali Nusindo, Tersangka Sd – Direktur Utama PT. Hakayo Kridanusa, dan Tersangka SP – Direktur Operasional PT. Pharma Solindo, untuk hari Senin, 18 Mei 2015, sebagai berikut :

1.     Penyidik telah mengagendakan pemeriksaan 5 (lima) orang Saksi, yaitu :

·   Titik Yudaningsih – Sekretaris Pokja Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN Tahap I, TA. 2013

·      Nino Aditya Maryono – Direktur PT. Nariyah Amal Makmur.

·      Yohan Ardianto – Direktur PT. Mondaffa Cressida.

·      Hasim – Direktur PT. Modern Pack.

·      Hartati Danudjaja – Direktur CV. Taida.

2.    Dua orang Saksi hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 09.30 Wib dan pemeriksaan pada pokoknya mengenai :

·  Kronologis pelaksanaan pelelangan dalam mencari perusahaan pemenang dalam pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit tahap I pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk kebutuhan 855 set IUD Kit hingga dimenangkan CV. Bulao Kencana Mukti (Saksi Titik Yudaningsih).

·      Kronologis keberadaan PT. Mondaffa Cressida yang ikut dalam kegiatan lelang Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Tahun 2014 untuk pengadaan sebanyak 2900 set IUD Kit dengan dana kurang lebih 14 M yang akhirnya dimenangkan oleh PT. Rajawali Nusindo serta mengenai jenis barang, kuantitas serta kualitasnya yang dijual kepada PT. Rajawali Nusindo mengingat kedudukan perusahaan saksi juga merupakan salah satu dari perusahaan penyedia barang bagi PT. Rajawali Nusindo (Saksi Yohan Ardianto).

3.      Saksi Nino Aditya Maryono (Direktur PT. Nariyah Amal Makmur), Saksi Hasim (Direktur PT. Modern Pack), dan Saksi Hartati Danudjaja (Direktur CV. Taida) tidak hadir memenuhi panggilan penyidik tanpa keterangan.

 
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

 
TONY T SPONTANA, S.H., M.Hum
Jaksa Utama Muda
 
 
 

Infografis Kejaksaan

Tweeter Kejaksaan

Instagram Kejaksaan

Polling

Statistik Pengunjung

Hari ini : 476 Pengunjung
Bulan ini : 44.255 Pengunjung
Tahun ini : 558.454 Pengunjung