Perkembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan lima orang Tersangka yaitu Tersangka SW – PNS (Kasubdit Akses dan Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana Wilayah Tertinggal, Terpecil dan Perbatasan (GALCILTAS) BKKBN), Tersangka WAW – PNS (Kasi Standarisasi Pelayanan Keluarga Berencana Jalur Pemerintah), Tersangka S – Kepala Cabang PT. Rajawali Nusindo, Tersangka Sd – Direktur Utama PT. Hakayo Kridanusa, dan Tersangka SP – Direktur Operasional PT. Pharma Solindo, untuk hari Rabu, 22 April 2015, sebagai berikut :
1. Penyidik telah mengagendakan pemeriksaan 7 (tujuh) orang Saksi, yaitu :
· Budi Prayitno – Ketua Tim Panitia Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN TA. 2014.
· Karnasih – Sekretaris Tim Panitia Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN TA. 2014
· Muhammad Arfan – Anggota Tim Panitia Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN TA. 2014
· Dewi Sasmita – Anggota Tim Panitia Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN TA. 2014
· Ngatimin – Anggota Tim Panitia Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN TA. 2014
· Mukhlis Gunawan – Bendahara Pengeluaran Tahun 2014 Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi pada BKKBN
· H. Benyamin Sulaeman – Direktur Hofin
2. Ketujuh Saksi hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 10.00 Wib dan pemeriksaan pada pokoknya mengenai :
· Kronologis pelaksanaan pemilihan pemenang pelaksana dalam kegiatan pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk Tahun Anggaran 2014, baik dari pendaftaran peserta lelang, evaluasi, penilaian hingga mengusulkan pemenang yaitu PT. Rajawali Nusindo untuk pengadaan sebanyak 2900 set IUD Kit dengan dana kurang lebih 14 M (Saksi Budi Prayitno, Saksi Karnasih, Saksi Muhammad Arfan, Saksi Dewi Sasmita, dan Saksi Ngatimin).
· Kronologis pelaksanaan teknis pencairan dan pembayaran terhadap PT. Rajawali Nusindo selaku perusahaan pemenang pelaksanaan Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional untuk Tahun 2014 (Saksi Mukhlis Gunawan.
· Kronologis dari proses kerjasama Hofin sebagai salah satu perusahaan yang memberikan dukungan pabrik termasuk mengenai jenis barang, kuantitas serta kualitasnya (Saksi H. Benyamin Sulaeman).
Infografis Kejaksaan
Tweeter Kejaksaan
Instagram Kejaksaan
Polling
Statistik Pengunjung
Hari ini : 476 PengunjungBulan ini : 44.255 Pengunjung
Tahun ini : 558.454 Pengunjung