Bertempat di Sasana Baharuddin Lopa Kejaksaan Agung, Jaksa Agung RI hari ini melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI dan para Staf Ahli.
Adapun para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah yaitu :
- Muhamaad Salim, S.H., M.M., sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan R.I.
- Soemarno, S.H., sebagai Staf Ahli Bidang Tindak Pidana Khusus
- Yuswa Kusumah Affandi Basri, S.H.,M.H.,M.M., sebagai Staf Ahli Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara
- Muh. Ali Muthohar, S.H.,M.H., sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan, dan
- Faried Harianto, S.H.,M.Si., sebagai Staf Ahli Bidang Tindak Pidana Umum.
Pelantikan dan pengambilan sumpah Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI dan para Staf Ahli pun dilaksanakan tepat di hari kebangkitan nasional, yang tentunya pada hari tersebut Jaksa Agung berharap mengimplementasikan semangat kebangkitan nasional ini ke dalam pola pikir, pola sikap dan perilaku kebangsaan selaras dengan tuntutan zaman, untuk memberikan kekuatan bagi terbangunnya keharmonisan perilaku dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta untuk dapat bangkit melakukan langkah perubahan besar dengan mematahkan belenggu mental dan moral yang negatif, menuju insan adhyaksa berintegritas yang menjunjung nilai-nilai positif, bukan saling menjatuhkan, saling melemahkan.
Kejaksaan RI harus berbenah memperbaiki diri, memperbaiki institusi, untuk lebih baik lagi dengan mengaktualisasikan prestasi sehingga dapat mengangkat citra kejaksaan di masa yang akan datang dan menjadikan kejaksaan dekat dihati masyarakat.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Allah Subhanahu Watta’ala, karena atas limpahan rahmat dan karunia-nya, sehingga pada pagi yang berbahagia ini kita dapat hadir untuk menyaksikan acara pelantikan dan pengambilan sumpahKepala Badan Diklat Kejaksaan RI. dan Para Staf AhliJaksa Agung yang bertempat di Sasana Baharudin Lopa.
Kegiatan mutasi dan promosi kali ini dilakukan melalui berbagai pertimbangan berdasarkan rekam jejak (track record) dan penilaian obyektif, dalam rangka mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan pejabat sebelumnya, serta sebagaikebutuhan organisasi yang diarahkan untukmemperbaiki dan mereform tatanan birokrasi kejaksaan, sehingga menghasilkan pelayanan publik yang primadalam rangka menjalankan tugas penegakan hukum, agar terbangun kepercayaan publik terhadap institusi yang kita cintai ini.
Pelantikan yang dilaksanakan bersamaan dengan hari Kebangkitan Nasional, yang tentunya akan memberikan semangat tersendiri bagi kita semua untuk bangkit melakukan langkah perubahan besar dengan mematahkan belenggu mental dan moral yang negatif, menuju insan adhyaksa berintegritas yang menjunjung nilai-nilai positif, bukan saling menjatuhkan, saling melemahkan.
Kita adalah satu yaitu satu Korps Kejaksaan, satu bangsa yaitu bangsa Indonesia, oleh karena itu marilah kita bersama berbenah memperbaiki diri, memperbaiki institusi, untuk lebih baik lagi dengan mengaktualisasikan prestasi sehingga dapat mengangkat citra kejaksaan di masa yang akan datang dan menjadikan Kejaksaan dekat dihati masyarakat.
Sejalan dengan tema hari Kebangkitan Nasional “Maknai Kebangkitan Nasional melalui kerja nyata dalam suasana keharmonisan dan kemajemukan bangsa”. Untuk itu mari kita bersama mengimplementasikan semangat kebangkitan nasional ini ke dalam pola pikir, pola sikap dan perilaku kebangsaan selaras dengan tuntutan zaman, untuk memberikan kekuatan bagi terbangunnya keharmonisan perilaku kita dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Hakekat dari Doktrin Tri Krama Adhyaksa adalah sebagai penuntun dan pedoman bagi setiap aparatur Kejaksaan dalam mengemban amanah korps serta melaksanakan dharma baktinya kepada nusa dan bangsa.Dalam keseharian, terlebih disaat melaksanakan tugas penegakan hukum, setiap insan adhyaksa senantiasa dituntut untuk bertindak benar, dan tepat(correct) karena setiap perilaku aparatur didalamnya masing-masing memiliki tanggung jawab yang pada akhirnya memaknai dan mewarnai serta akan selalu terkait secara langsung terhadap citra institusi.
Mutasi dan promosi kali ini juga sebagai upaya untuk memberikan pengalaman yang seluas-luasnya bagi personel adhyaksa agar dapat mencapai kemajuan yang optimal dan pengalaman yang berharga dalam meningkatkan kemampuan baik pribadi maupun dalam organisasi.
Bahwa dalam setiap pelaksanaan mutasi dan promosi memiliki dua aspek kepentingan yaitu kepentingan organisasi dan kepentingan pembinaan personel. Ditinjau dari kepentingan organisasi mutasi dan promosi merupakan upaya peningkatan kinerja organisasi sehingga mampu menyesuaikan dengan perkembangan serta tuntutan tugas yang dihadapi. Sedangkan dari segi pembinaan personel yaitu untuk melengkapi dan memperluas cakrawala, pengalaman serta wawasan bagi personel yang bersangkutan sehingga mampu berkembang kearah yang lebih baik lagi.
Saudara-saudara yang saya hormati,
Sebagai pemangku jabatan eselon i, saudara dituntut untuk memiliki wawasan luas guna memberikan sumbangsih pemikiran, ide-ide dan konsep-konsep serta telaahan demi kemajuan dan dan perkembangan Kejaksaan sehingga organisasi dapat berjalan secara efektif, efisien, profesional dan terencana.
Apalagi dalam kondisi saat ini dimana pemerintahan memasuki masa transisi, serta sebagai tahun terakhir RPJMN 2010-2014 yang juga merupakan tahun terakhir Renstra Kejaksaan 2010-2014, sehingga diperlukan pemikiran-pemikiran yang kritis dan inovatif baik yang bersifat legislasi maupun strategis untuk mendukung tugas dan fungsi Kejaksaan.
Selain hal diatas penegakan hukum saat ini juga dihadapkan dengan wacana perubahan hukum acara pidana, dihadapkan dengan berbagai putusan peradilan baik perdilan umum maupun Mahkamah Konstitusi, yang dalam penerapannya menimbulkan permasalahan, seperti keputusan Mahkamah Konstitusi yang berimplikasi dengan hukum acara. Tentu saja apabila hal ini terjadi maka akan berpengaruh pada pelaksanaan tugas pokok dan fungsi lembaga kejaksaan.
Hal tersebut diatas tentu akan berpengaruh langsung bagi Kejaksaan sebagai salah satu penegak hukum, oleh karena itu saya harapkan kepada saudara para Staf Ahli Jaksa Agung mampu menangkap isu-isu dan permasalahan penegakan hukum yang ada dan jadikanlah sebagai bahan telaahan saudara sehingga secara nyata dapat memberikan kontribusi bagi pimpinan Kejaksaan.
Kemudian bagi Kepala Badan Diklat dalam menyusun materi pembelajaran harus selalu disesuaikan dengan perkembangan zaman, serta permasalah hukum yang dihadapi pada saat ini, hal ini perlu agar peserta didik terbuka wawasannya dan dapat menjawab perkembangan zaman.
Saudara-saudara yang berbahagia,
Badan Diklat merupakan tempat untuk menempa, membentuk karakter insan-isan adhyaksa masa depan, yang akan membawa perubahan, membawa kesuksesan dan membawa institusi kejaksaan menjadi yang terdepan dalam penegakan hukum yang tentunya menjadi kiblat atau panutan penegak hukum lainnya.
Pikiran, ide yang kritis dan inovatif sangatlah diperlukan pada saat sekarang ini, untuk itu kepada saudara Muhammad Salim, SH.MM sebagai Kepala Badan Diklat Kejaksaan RR untuk segera melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia Kejaksaan yang bersendikan pada Satya, Adhi, Wicaksana.
Pada kesempatan ini saya minta kepada saudara Kepala Badan Diklat, agar segera menyusun dan merumuskan rencana maupun kebijakan program kerja yang konkret dan komprehensif terkait pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, dengan senantiasa berpijak pada aturan atau ketentuan yang ada, selanjutnya memperkuatnya dengan evaluasi secara konsisten atas kurikulum dan metode belajar yang telah ditetapkan, sehingga nantinya benar-benar dapat diperoleh output sumber daya manusia kejaksaan yang memiliki pengetahuan, kemampuan dan keterampilan, baik secara teknis yuridis maupun manajerial yang handal.
Tidak kalah pentingya saya harapkan saudara selaku Kepala Badan Diklat mampu menegakkan kedisiplinan bagi para peserta didik, sebab dari kedisiplinan tersebut akan muncul integritas, loyalitas, jiwa korsa peserta diklat terhadap institusi.
Untuk para staf ahli saya minta kepada saudara agar kiranya senantiasa dapat bersikap proaktif untuk memberikan masukan-masukan yang produktif kepada Jaksa Agung, melalui hasil kajian atau telaahan terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi institusi kejaksaan sesuai bidangnya.
Staf ahli, merupakan salah satu jabatan struktural, yang memiliki posisi strategis dan urgent. Tidak hanya kedudukannya yang langsung bertanggung jawab kepada jaksa agung, melainkan juga karena kapasitas yang dimilikinya sebagai “ahli”. Seorang staf ahli harus memposisikan dirinya sebagai pembantu pimpinan, yang sangat diharapkan kontribusinya dalam pemikiran, telaahan terhadap permasalahan yang ada sesuai bidang keahliannya, untuk menunjang pencapaian pelaksanaan tugas institusi yang semakin tertantang dengan semakin pesatnya perkembangan informasi dan teknologi yang berpengaruh juga dalam pola dan ragam kejahatan.
Dalam menghadapi keadaan tersebut dengan melihat kapasitas dan pengalaman yang dimiliki para staf ahli yaitu saudara Muh. Ali Muthohar, SH., MH; Faried Harianto, SH., M.Si; Yuswa Kusumah Affandi Basri, SH., MH., MM dan Soemarno, SH kiranya akan dapat menjalankan tugas membantu jaksa agung dalam penyelesaian tugas-tugas pimpinan dengan senantiasa selalu memberikan masukan saran berupa telaahan sesuai bidang keahliannya, guna memberikan gambaran bagi pimpinan dan menjadi salah satu pertimbangan untuk mengambil suatu kebijaksanaan.
Saya yakin dan percaya, bahwa saudara akan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan, dengan bekerja secara sungguh-sungguh, pada akhirnya akan menunjang peningkatan kinerja institusi kejaksaan.
Sebelum mengakhiri amanat ini, saya atas nama pribadi maupun institusi tidak lupa mengucapkan selamat bertugas kepada saudara Muhammad Salim, SH.,MM sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.; Muh. Ali Muthohar, SH., MH sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan ; Faried Harianto, SH., M.Si sebagai Staf Ahli Bidang Tindak Pidana Umum; Yuswa Kusumah Affandi Basri, SH., MH., MM sebagai Staf Ahli Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dan Soemarno, SH sebagai Staf Ahli Bidang Tindak Pidana Khusus.
Pesan saya kepada saudara, jaga dan peliharalah amanah yang telah dipercayakan pemerintah dan pimpinan kejaksaan kepada saudara, melalui peningkatan kinerja yang profesional, berintegritas serta melakukan “sinergi” dengan seluruh bidang di lingkungan kejaksaan.
Saudara-saudara yang saya hormati,
Bagi pejabat yang baru saja dilantik, sekali lagi saya ucapkan selamat bekerja, teriring apresiasi atas kinerja yang telah dicapai selama ini. Saya yakin penempatan saudara pada posisi yang baru akan semakin memberikan nilai tambah bagi peningkatan dan kemajuan institusi. Dengan pengalaman yang saudara miliki, saya berharap kiranya saudara senantiasa dapat memberikan masukan yang positif dan konstruktif dalam menunjang keberhasilan penegakan hukum, yang sedang dan akan kita laksanakan.
Kepada ibu-ibu para isteri dari pejabat yang baru dilantik, saya mengharapkan kesabaran, kesetiaan dan ketulusan untuk selalu mendampingi suami dengan sebaik-baiknya.
Demikian Amanat Jaksa Agung R.I. dalam upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI dan para Staf Ahli yang ditutup dengan ucapan “Selamat bertugas, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan pertolongan-Nyakepada kita sekalian dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, melalui upaya penegakan hukum yang memenuhi rasa keadilan”.
Infografis Kejaksaan
Tweeter Kejaksaan
Instagram Kejaksaan
Polling
Statistik Pengunjung
Hari ini : 476 PengunjungBulan ini : 44.255 Pengunjung
Tahun ini : 558.454 Pengunjung