Hubungi Kami
Informasi Publik dan Pengaduan Masyarakat bisa menghubungi Call Center Kejari Kota Tangerang 0878-4694-9444

Kejari Kota Tangerang Nilai Trend Perundungan Sedang Berkembang
Oleh Admin | Kamis, 19 Oktober 2023

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang mencermati trend perundungan atau bullying beberapa waktu belakangan sedang mengalami peningkatan. Karena itu, kasus ini menjadi atensi khusus dari Korps Adhyaksa untuk dilakukan pencegahan. Salah satunya melalui Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

“Kenapa program JMS (Jaksa Masuk Sekolah) kita fokuskan pada kasus bullying? Karena kemarin ada  beberapa kejadian yang berkaitan dengan bullying bahkan sudah menyentuh ranah fisik dan itu dijadikan  perhatian oleh Pak Kajati Banten serta Pak Kajari Kota Tangerang untuk menekankan agar menyosialisasikan bahaya bullying,” ujar Kepala Seksie (Kasie) Intelijen Kejari Kota Tangerang Khusnul Fuad kepada wartawan usai acara JMS di SMP Negeri 28 Kota Tangerang di Jalan Raden Fatah, Ciledug, Kamis (19/10/2023).

Dia juga membenarkan trend kasus belakangan sedang berkembang. “Makanya kita lakukan upaya agar kasus  bullying ini tidak semakin “menular” atau menyebar ke wilayah lain. Nah, untuk antisipasi sebagai pencegahan  supaya tidak terjadi bullying, maka JMS ini kita prioritaskan kepada para siswa tentang bahaya bullying,”  ucapnya.

Khusnul Fuad juga menyatakan, ada konsekuensi pidana bagi pelaku perundungan. Terlebih saat ini kasus  perundungan bukan saja melalui fisik namun ada juga cyber bullying. Kondisi itu memungkinkan terjadi lantaran saat ini merupakan hal lumrah bagi pelajar memegang ponsel pintar yang terhubung dengan media sosial. “Maka inilah  yang kita beri pemahaman mana yang mengarah kepada ranah umum berkonsekuensi pidana dan mana yang  tidak, jadi kita bukan saja melihat bullying secara fisik, tapi juga secara psikis dan cyber,” ucapnya.

Disinggung soal ancaman hukuman perundungan, Fuad menyampaikan hal itu tergantung kasus yang terjadi.  “Kalau misalnya sampai fisik sampai luka segala macam bisa dijerat Pasal 351 KUHP (2-5 tahunpenjara) atau  170 (5 tahun), cuma tetap berpatokan mekanisme sistem peradilan anak,” pungkasnya.

Sementara Kepala SMP Negeri 28 Kota Tangerang, Saronih menyampaikan, dengan adanya kegiatan JMS diharapkan para siswa  mendapatkan pengetahuan tentang bahaya perundungan agar tidak melakukan hal-hal negatif. “Dan kami pihak  sekolah tentu saja berterimakasih atas apa yang disampaikan oleh pihak Kejari Kota Tangerang yang sudah memberikan  ilmu dan edukasi terkait hal seperti ini,” ujarnya.

Dia juga bersyukur bahwa di sekolah yang dipimpinnya tidak ada kasus perundungan terjadi lantaran pihak sekolah  berkomunikasi dengan orang tua dan siswa serta memberikan pembinaan setiap hari baik secara karakter dan  keagamaan untuk meminalisir terjadinya perundungan dan kekerasan di kalangan pelajar. (made) 

SC: https://www.satelitnews.com/104210/kejari-kota-tangerang-nilai-trend-perundungan-sedang-berkembang/

Infografis Kejaksaan

Tweeter Kejaksaan

Instagram Kejaksaan

Polling

Statistik Pengunjung

Hari ini : 476 Pengunjung
Bulan ini : 44.255 Pengunjung
Tahun ini : 558.454 Pengunjung