Perkembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan lima orang Tersangka yaitu Tersangka SW – PNS (Kasubdit Akses dan Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana Wilayah Tertinggal, Terpecil dan Perbatasan (GALCILTAS) BKKBN), Tersangka WAW – PNS (Kasi Standarisasi Pelayanan Keluarga Berencana Jalur Pemerintah), Tersangka S – Kepala Cabang PT. Rajawali Nusindo, Tersangka Sd – Direktur Utama PT. Hakayo Kridanusa, dan Tersangka SP – Direktur Operasional PT. Pharma Solindo, untuk hari Selasa 10 Maret 2015, sebagai berikut :
1. Penyidik telah mengagendakan pemeriksaan 5 (lima) orang Saksi, yaitu :
· Yuliana Slamet – Ketua Tim Pemeriksa Barang Tahap I TA. 2013
· Nasrulloh – Sekretaris Tim Pemeriksa Barang Tahap I TA. 2013
· Muryati – Anggota Tim Pemeriksa Barang Tahap I TA. 2013
· Sri Rahayu – Anggota Tim Pemeriksa Barang Tahap I TA. 2013
· Susiati Rahmani – Anggota Tim Pemeriksa Barang Tahap I TA. 2013
2. Kelima Saksi hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 10.00 Wib dan pemeriksaan pada pokoknya mengenai kronologis pelaksanaan tugas para Saksi dalam menerima, memeriksa, meneliti dan menilai hasil pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit sebanyak 855 set IUD Kit yang laksanakan oleh perusahaan pemenang, yaitu CV. Bulao Kencana Mukti.
Infografis Kejaksaan
Tweeter Kejaksaan
Instagram Kejaksaan
Polling
Statistik Pengunjung
Hari ini : 476 PengunjungBulan ini : 44.255 Pengunjung
Tahun ini : 558.454 Pengunjung