Hubungi Kami
Informasi Publik dan Pengaduan Masyarakat bisa menghubungi Call Center Kejari Kota Tangerang 0878-4694-9444

Sambutan Jaksa Agung Pada Pada Acara Pelantikan Dan Serah Terima Jabatan Kajati Aceh Dan Direktur III Pada Jam Intelijen
Oleh Admin | Rabu, 26 Februari 2014

Pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2014, Bertempat di Aula Baharuddin Lopa, Kejaksaan Agung RI telah dilaksanakan Acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kajati Aceh dan Direktur III pada Jaksa Agung Muda Intelijen.

Kegiatan peresmian yang diwakili oleh Wakil Jaksa Agung RI dan dihadiri oleh para Jaksa Agung Muda, Staf Ahli dan pejabat esselon II lainnya tersebut dilaksanakan pada pukul 09.00 Wib dan dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wakil Jaksa Agung dihadapan pejabat yang dilantik, T. Mohammad Syah Rizal sebagai Direktur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen dan Tarmizi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh tersebut, Jaksa Agung menyampaikan ucapan Selamat kepada keduanya dan semoga dapat menunaikan tugas jabatan dengan penuh pengabdian dan tanggung jawab.

Terhadap promosi seorang pejabat, adalah mengacu pada evaluasi kinerja para pejabat dalam melaksanakan amanah yang diemban serta didasarkan pada kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan yang dihadapi agar terjadi peningkatan yang signifikan terhadap kinerja kejaksaan. Ppromosi tidak semata-mata didasarkan pada kewenangan tetapi juga memperhatikan norma-norma kepegawaian yang berlaku, kinerja, kompetensi, integritas dan berbagai aspek manajemen sumber daya manusia lainnya yang dilakukan secara cermat, karena berbagai faktor harus dipertimbangkan oleh pimpinan dalam mengatur komposisi sumber daya manusianya yang pada dasarnya, setiap keputusan dalam promosi dan mutasi diambil untuk alasan yang terbaik bagi organisasi.

Jaksa Agung memandang Kejaksaan saat ini membutuhkan figure-figur pemimpin berwawasan luas dan mempunyai pemikiran serta langkah yang strategis untuk institusi. Oleh karena itu kepada yang dilantik untuk segera menyiapkan langkah-langkah strategis, dan harus memiliki skala priotitas dan percaya kedua pejabat yang baru dilantiktersebut akan mampu mengemban amanat sebagai ujung tombak menjaga kelangsungan reformasi birokrasi kejaksaan di tempat kerjanya masing-masing.

Terkait kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan menyadari bahkwa kepercayaan adalah sesuatu hal yang paling sulit dibangun, namun sekaligus merupakan sesuatu yang paling mudah hilang, cukup dengan kecurigaan, tahunan kepercayaan bisa hilang dalam sekejap. Karenanya harus segala daya dan upaya harus dicurahkan untuk membangun kepercayaan publik melalui keterbukaan, akuntabilitas dan peningkatan pelayanan publik jangan sampai dikarenakan perilaku segelintir oknum, sebagian dari kita yang bekerja kerasmenjaga integritas dan melakukan kinerja yang optimal menjadi terkena dampaknya.

Termasuk juga dalam menyambut tahun politik, untuk harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk ikut mensukseskan pemilihan umum baik legislatif maupun pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sehingga karenanya meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, segera lakukan penelitian kesiapan personel saudara didaerah, dalam menyongsung pelaksanaan pemilu tahun 2014 ini karena Aceh mempunyai kekhususan yang khas, selain diberlakukannya Syariat Islam, terkait dengan pemilihan umum selain partai nasional juga terdapat partai lokal yaitu Partai Aceh, Partai Nasional Aceh, Partai Damai Aceh, untuk itu agar cepat memahami situasi dan budaya yang tumbuh dalam masyarakat serta cara berpikir dan cara bertindak hendaknya diiringi dengan kearifan lokal.

Kepada Direktur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Jaksa Agung juga berpesan untuk membantu pimpinan secara optimal dan laksanakan tugas dan fungsi tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab serta dapat memberikan semangat baru sehingga Adhyaksa Monitoring Center (AMC) yang selama ini sudah menunjukkan kinerja yang luar biasa dapat terus meningkat dan tentu saja selain keberhasilan dalam menangkap buronan kejaksaan juga keberhasilan dalam melacak aset hasil kejahatan. 

Kemampuan profesionalisme yang tinggi saja tidaklah cukup. Diperlukan pula integritas kepribadian yang tinggi dari para pejabat penegak hukum. integritas yang teguh dan utuh, serta kepekaan atas rasa keadilan yang tumbuh dalam masyarakat disamping memberikan efek jera namun menjamin keadilan dan kesetaraan didepan hukum berlandaskan hati nurani termasuk kepada bawahannya, harus menyentuh apa yang ada dalam hati anak buah, wajibkan untuk menyelami, mengetahui, memahami bersama-sama dan mengatasi segala persoalan yang dialami oleh anak buahnya.

Diakhir sambutan, Jaksa Agung juga berpesan kepada para Ibu-Ibu dari para pejabat yang baru dilantik Jaksa Agung berharap agar dapat mendampingi dan menunjang kelancaran tugas suami, karena kedamaian dan keserasian kehidupan dimulai dari lingkungan keluarga, sebagai faktor penting yang berpengaruh kepada kondisi psikologis dan mental suami dalam pelaksanaan tugas.

 KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM


SETIA UNTUNG ARIMULADI, S.H., M.Hum.
JAKSA UTAMA MUDA
 

Infografis Kejaksaan

Tweeter Kejaksaan

Instagram Kejaksaan

Polling

Statistik Pengunjung

Hari ini : 476 Pengunjung
Bulan ini : 44.255 Pengunjung
Tahun ini : 558.454 Pengunjung