Hubungi Kami
Informasi Publik dan Pengaduan Masyarakat bisa menghubungi Call Center Kejari Kota Tangerang 0878-4694-9444

Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN TA 2013 dan 2014
Oleh Admin | Senin, 20 April 2015

Perkembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan lima orang Tersangka yaitu Tersangka SW – PNS (Kasubdit Akses dan Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana Wilayah Tertinggal, Terpecil dan Perbatasan (GALCILTAS) BKKBN), Tersangka WAW – PNS (Kasi Standarisasi Pelayanan Keluarga Berencana Jalur Pemerintah), Tersangka S – Kepala Cabang PT. Rajawali Nusindo, Tersangka Sudarto Sd – Direktur Utama PT. Hakayo Kridanusa, dan Tersangka SP – Direktur Operasional PT. Pharma Solindo, untuk hari Senin, 20 April 2015, sebagai berikut :

1.     Penyidik telah mengagendakan pemeriksaan 3 (tiga) orang Saksi, yaitu :

·      Hartati Danudjaja – Direktur PT. Taida

·   Ridwan Fadjri Nur – Anggota Tim Panitia Pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Tahap I, TA. 2013 dan Ketua Tim Panitia Pemeriksa/Penerimaan Barang Tahap II Tahun Anggaran 2013.

·      Slamet Purwanto – Manager Institusi Pusat PT. Kimia Farma

2.     Saksi Ridwan Fadjri Nur hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 10.00 Wib dan pemeriksaan pada pokoknya mengenai kronologis dari :

·     Proses pelaksanaan kegiatan pengadaan Intrauterine Device (IUD) Kit tahap I pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BKKBN untuk kebutuhan 855 set IUD Kit hingga dimenangkan CV. Bulao Kencana Mukti

·     Proses penerimaan dan pemeriksaan kelayakan 2600 set Intrauterine Device (IUD) Kit pada Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Tahap II yang dimenangkan oleh PT. Kimia Farma dengan dana kurang lebih 12 M berikut lapora hasil pemeriksaan.

3.       Saksi Hartati Danudjaja tidak hadir dengan alasan belum menerima surat panggilan pemeriksaan.

4.    Saksi Slamet Purwanto tidak hadir dengan alasan masih berada di luar kota karena tugas dan pekerjaan perusahaan.

 
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM
 
TONY T SPONTANA, S.H., M.Hum
Jaksa Utama Muda
 
 
 
 

Infografis Kejaksaan

Tweeter Kejaksaan

Instagram Kejaksaan

Polling

Statistik Pengunjung

Hari ini : 476 Pengunjung
Bulan ini : 44.255 Pengunjung
Tahun ini : 558.454 Pengunjung